11 Caro Cadiak, Pandai pandeka.api@gmail.com Angko-angko agak bara -

Cerita di Balik Kata, Kisah di Balik Bahasa

Rabu, 27 Juli 2016

MK - 10

Penerjemah: TheUntrue
Penyunting: Pandeka Api
Patah-patah kata: Sorry semuanya, karena terlalu lama membagikan bab baru. Apa pun alasannya, memang bab baru ini sudah terlalu lama tidak keluar. Untuk itu, silakan nikmati bab ini dan bab berikutnya yang juga dibagikan!
---------------------------------------------------
Bab 10 – Rumput Pembungkus Bintang

Ketiga benda yang diminta Xiao Che membuat kedua mata phoenix Xia Qingyue mendadak terbuka.

“Apa yang ingin kaucoba lakukan?”

“Apa ini berarti kaumempunyai cara untuk mendapatkan ketiga benda itu?” tanya Xiao Che penuh harapan, setelah melihat Xia Qingyue tidak serta merta menyangkalnya.

Xia Qingyue perlahan mengerutkan kedua alisnya, dan mulai berbicara, “Aku tidak pernah mendengar Rumput Permata Tujuh Kekuatan, tapi untuk inti asas dari hewan Bertenaga Dalam Kelas Bumi hanya bisa didapatkan setelah membunuh hewan tersebut. Dan berapa orang di Kerajaan Angin Biru yang mampu untuk berhasil memburu hewan bertenaga dalam? Bahkan di Surgaloka Awan Beku, mereka yang mampu melakukan itu sangat langka. Dan Kristal Pembuluh Ungu Angkasa adalah harta abadi tak ternilai yang bahkan Empat Sekte Besar akan menjadi gila karenanya! Bahkan satu buah saja bernilai lebih dari sepuluh tahun waktu latihan seseorang dalam hidupnya. Ketiga benda tersebut, jangankan aku, bahkan jika ketua sekte yang mencari benda itu, itu sangatlah tidak mungkin untuk didapat.”

Dada Xiao Che naik turun sembari dia menutup matanya, dan terdiam dalam waktu yang lama.

“Apa yang ingin kaulakukan dengan ketiga benda itu?” tanya Xia Qingyue.

“Menyembuhkan pembuluh tenaga dalamku,” Jawab Xiao Che

“Aku tak bisa membantumu,” di waktu yang sama, Xia Qingyue mengatakan itu, dia tidak percaya ketiga benda itu bisa menyembuhkan pembuluh tenaga dalam. Kalau tidak, tentu gurunya mengetahui tentang cara penyembuhan ini.

Xiao Che menggelengkan kepalanya seperti itu bukanlah hal yang penting, “Ketiga benda itu bukanlah benda yang sembarangan orang bisa mendapatkannya, aku hanya bertanya mengenai keberadaan benda-benda itu,” setelah beberapa detik, dia berkata lagi dengan suara yang lembut, “Istriku, setelah kaukembali ke Surgaloka Awan Beku, apakah kita akan bertemu lagi?”

“Jangan panggil aku istri lagi! Namaku Xia Qingyue!” kata Xia Qingyue sembari menggunakan nada tinggi dan suaranya semakin mendingin.

Tak peduli, Xiao Che menjawab dengan nada santai, “Aku menikahimu dan kau menikahiku. Kita sudah menunduk pada langit dan bumi dengan ribuan orang sebagai saksi. Kita juga telah melewati seluruh proses pernikahan. Aku sekarang adalah suamimu dan kau adalah istriku, lalu aku harus memanggilmu apa?”

Xia Qingyue menjadi pasrah. Setelah beberapa saat, dia menjawab dengan cuek, “Terserah, semua kembali padamu.”

Xiao Che lalu tersenyum lebar. Istrinya sangatlah sulit untuk didekati, tapi dia tidak mempunyai kemampuan berdebat!

“Kau masih belum menjawab pertanyaanku. Setelah kaukembali ke Surgaloka Awan Beku, apakah kita akan bertemu lagi?” tanya Xiao Che lagi.

“Tidak,” jawab Xia Qingyue

“Bagus!” Xiao Che mengangguk dan menyandarkan kepalanya ke dinding seraya menutup mata. “Seharusnya, kau lebih baik kembali ke Surgaloka Awan Beku secepatnya dan tidak perlu mengkhawatirkanku. Untuk seseorang dengan bakat sepertimu, kau seharusnya tidak tinggal di Kota Kecil Awan Terapung dan tidak terikat denganku. Setelah kau pergi, identitasmu sebagai murid Surgaloka Awan Beku akan diketahui oleh masyarakat umum. Paling tidak, di Kota Awan Terapung ini, tidak ada satu pun yang berani untuk melukaiku dan aku akan hidup lebih nyaman. Oh, ya ... apakah kaumenolak tentang pendapatku?”

“Baiklah,” kata Xia Qingyue, datar.

“Hem, harusnya seperti ini, karena kita tidak akan pernah bertemu lagi. Jika kau tidak mengizinkanku mempunyai istri lagi, aku bakalan menceraikanmu.”

Hati Xia Qingyue yang pemaaf terlihat tenang seperti air tapi dia memiliki keinginan untuk mengusir Xiao Che keluar dari kamar.

Saat itu juga, tiba tiba Xiao Che berdiri dan berjalan menuju pintu. Xia Qingyue lalu bertanya, “Kau mau ke mana?”

“Aku tak bisa tidur, aku mau pergi melihat bintang-bintang,” sesaat dia menjawab pertanyaannya, hatinya mengerang. Gadis ini, bagaimana jika kau yang meringkuk di bawah sini di tengah malam. Kita lihat apakah kau bisa tidur atau tidak!

Xia Qingyue tidak berkata apa-apa lagi dan Xiao Che membuka pintu dan langsung beranjak keluar.

Di tengah malam ini semua tampak begitu sunyi. Berdiri di tengah halaman, Xiao Che menatap langit yang dipenuhi oleh bintang-bintang dengan tatapan penuh tekad. Akan tetapi, jauh di dalam dirinya, dia merasakan ketidaknyamanan atas semua kebingungan dan kebimbangan.

Hari ini adalah hari pertama dia dilahirkan kembali. Walaupun pemikirannya telah berubah total jika dibandingkan dengan dahulu, dengan perubahan yang bisa disebut menggemparkan dunia,  akan tetapi dengan kemampuan pikirannya yang sekarang, dia masih tidak bisa menemukan jalan keluar untuk masalah Pembuluh Tenaga Dalamnya yang rusak.

Jika dia bisa mendapatkan Rumput Permata Tujuh Kekuatan, Kristal Pembuluh Ungu Angkasa dan Inti asas hewan Bertenaga Dalam Kelas Bumi, dia mempunyai lebih dari 50% kemungkinan untuk menyembuhkan Pembuluh Tenaga Dalamnya. Akan tetapi, dengan kemampuannya yang sekarang, untuk mendapatkan salah satu dari ketiga benda tersebut itu hampir mustahil.

Lagi pula, hanya yang terkuat yang disegani di dunia ini. Tanpa kekuatan yang cukup, menggapai apa yang seseorang inginkan hanyalah sebuah ilusi belaka.

Apa yang harus dia lakukan?

Tiba-tiba, sensasi detakan terasa dari tangan kiri Xiao Che. Dia secara tidak sadar mengangkat tangannya dan melihat kilauan hijau yang berkedip-kedip yang dihasilkan oleh Mutiara Racun Langit di telapak tangannya.

Kedua mata Xiao Che menyipit seraya memutar tubuhnya, menghadap ke utara.

“Sensasi ini ....”

Selain beracun dan memiliki kemampuan mengolah, Mutiara Racun Langit memiliki kemampuan lain. Yakni kemampuan yang mampu mendeteksi tanaman obat maupun tanaman yang bisa dijadikan racun di sekitarnya! Jika ia berada dari jarak tertentu dari bahan, tanaman atau obat yang sangat beracun, ia akan menunjukkan di mana letak benda tersebut, dengan mengeluarkan cahaya berkedip. Tapi syarat utama untuk dapat mengaktifkan kemampuan tersebut, benda-benda itu haruslah benda dengan kualitas tertinggi. Kemampuan mendeteksi yang dimiliki oleh Mutiara Racun Langit tidak terkalahkan. Jika dibandingkan, kemampuan seorang manusia untuk mencapai tahap itu bahkan tidak akan bisa mencapai tingkatan kemampuan Mutiara Racun Langit. Di Benua Awan Biru, Mutiara Racun Langit hanya pernah berkedip sebanyak enam kali, di setiap kalinya ia berhasil menemukan benda-benda terlangka yang ada di sana.

Meskipun ini adalah hari pertama dia terlahir di Benua Langit Luas, Mutiara Racun Langit langsung bereaksi! Bahkan di tempat seperti ini pun terdapat harta yang sangat langka?

Mutiara Racun Langit mengarahkannya ke utara. Yang menunjuk ke arah pegunungan Klan Xiao.

Xiao Che memiliki kediaman pribadi, lokasinya pun terbilang yang paling berbahaya di antara kediaman yang lain. Ini dikarenakan di luar dinding kediamannya terhubung langsung dengan pegunungan. Pegunungan ini adalah harta pribadi Klan Xiao. Sesekali hewan bertenaga dalam rendah akan menyerang masuk dengan memanjat tembok. Dan jika ada seseorang ingin masuk dari belakang pegunungan dan mencoba menguasai area ini, itu adalah pilihan yang bagus. Akan tetapi, dengan kekuatan Klan Xiao di Kota Awan Terapung, tak ada seorang pun yang berani melakukan hal itu hingga hari ini.

Xiao Che dengan pasti memanjat tembok itu. Meskipun tenaga dalamnya sangat rendah, memanjat tembok setinggi tiga meter adalah hal yang sepele.

Area pegunungan sangatlah sunyi dan suram, dan jika ini adalah Xiao Che yang dulu, dia tidak akan mau datang kesini di tengah malam. Bulan masih menggantung tinggi dilangit dan jutaan bintang di sana pun tak terlihat redup. Xiao Che melihat sekilas sekitarnya dan ketika dia yakin tak ada seorang pun di sana, dia mulai berjalan perlahan ke arah ke mana Mutiara Racun Langit menuntunnya.

Pegunungan di bawah cahaya bulan ini terlihat seperti diselimuti kabut tipis, membuatnya terlihat misterius dan menyeramkan. Tak lama kemudian, Xiao Che tiba di kaki gunung. Di tempat ini, kedipan Mutiara Racun Langit mencapai puncaknya. Xiao Che berhenti dan bertanya-tanya ... Apakah benda itu di sekitar sini? Tapi ini jelas-jelas hanyalah area kaki gunung. Para tabib dari Klan Xiao melewati daerah ini setiap harinya, lantas bagaimana benda itu bisa tumbuh di sini? Kalau itu harta langit atau hanya sekedar tanaman obat yang bagus, seharusnya benda itu sudah ditemukan; mengapa harus menunggu Xiao Che untuk bisa menemukannya?

Namun, Mutiara Racun Langit telah mencapai kedipan maksimal yang berarti benda ini berada tidak jauh paling tidak sepuluh langkah darinya.

Di bawah sinar bulan, alis Xiao Che mengerut sembari kedua matanya perlahan mencari setiap sisi dari tanah di sekitarnya.

Pada situasi biasanya, semakin berharga tanaman obat itu, semakin berbahaya dan ekstrem tempatnya tumbuh. Sekilas, area di sekitar kaki gunung diselimuti oleh rerumputan dan alang-alang dan Xiao Che mulai berpikir tentang kemungkinan kerusakan pada kemampuan alami Mutiara Racun Langit.

Sembari matanya mencari ke bawah, selain dari rerumputan biasa, Xiao Che bahkan tidak menemukan tanaman obat yang paling umum. Sesaat dia hampir menyerah, tatapan matanya kemudian jatuh pada satu tempat yang sedikit gelap.

Xiao Che yang sekarang memiliki intuisi yang tajam. Dia mengangkat kepalanya dan melihat ke arah di mana dia merasakan hal aneh yang pertama kali dia rasakan semenjak kelahirannya didunia ini. Ada banyak rerumputan juga tumbuh di sana, namun ada sebuah rumput yang tumbuh diujung batu yang tak pernah terinjak mendapatkan perhatiannya. Xiao Che melangkah ke samping batu itu dan kemudian berjongkok dan memperhatikan ke arah rumput yang tebal itu. Tatapan tajamnya menatap ke tengah-tengah rumput itu. Rumput kecil dengan kekuatan bertahan hidup yang tinggi. Tanpa ada yang mengganggu, seseorang bisa mengatakan bahwa rumput itu bertahan hidup dengan menancapkan akarnya di setiap celah yang ada. Di tengah rumput yang tak pernah terinjak itu terdapat lubang yang lebih kecil. Lubangnya hanya cukup untuk dua helai rumput agar bisa tumbuh di situ. Namun jika dilihat dengan saksama, rumput yang tumbuh di situ sangatlah berbeda dengan rumput yang tumbuh di sekitarnya.

Angin yang lembut bertiup perlahan, menggoyangkan rerumputan kecil di sekitar area itu. Di saat itu, pandangan Xiao Che terkunci ke dalam lubang kecil itu dan melihat bentuk asli dari kedua helai rumput tersebut ... mereka tampak sesaat kemudian menghilang tanpa bekas.

“Rumput Pembungkus Bintang! Itu adalah Rumput Pembungkus Bintang! Dan bahkan ada dua helai!” Xiao Che kegirangan dengan suara rendah dan perlahan dia turunkan tangan kirinya dengan maksud untuk mencabutnya. Mutiara Racun Langit berkedip dan kedua helai Rumput Pembungkus Bintang tersebut telah tercabut, dan berada ditangan Xiao Che.

Semakin tinggi kualitas tanaman obat, semakin sulit untuk memanennya dikarenakan kesalahan kecil saat memanen dapat merusak tanaman tersebut dan menurunkan khasiat atau bahkan menghilangkan khasiatnya. Tapi dengan Mutiara Racun Langit, tak peduli seberapa sulit proses untuk memanennya, dia tidak perlu khawatir. Mutiara Racun Langit dapat memanen tanaman tanpa menyebabkan efek samping berbahaya dengan menggunakan auranya, yang menyelimuti keseluruhan tanaman tanpa merembesi khasiat obat itu sedikit pun.

“Ini sih bukan lagi beruntung, ini namanya keajaiban!” sambil memandang kedua helai Rumput Pembungkus Bintang itu di telapak tangannya, lengan Xiao Che bergetar gembira. Di dua empat puluh tahun hidupnya, dia telah berkelana ke seluruh tempat di Benua Awan Biru dan hanya menemukan satu helai Rumput Pembungkus Bintang. Namun, di hari pertamanya dia lahir kembali di Benua Langit Luas, dia telah menemukan dua! Dan bahkan di gunung milik keluarganya sendiri!

Seseorang bisa berkata tidak ada perbedaan antara Rumput Pembungkus Bintang dan rumput biasa, karena hampir tidak mungkin membedakan antara keduanya bahkan jika seseorang mencoba mencari perbedaannya. Di saat yang sama, rumput itu memiliki kemampuan yang aneh, yakni ia bisa menghilang! Oleh karena itu, jika seseorang mencoba mencarinya, itu akan lebih sulit. Gurunya pernah memberitahukan bahwa Rumput Pembungkus Bintang adalah harta langit dan bumi, tapi hanya sedikit yang mengetahui tentang keberadaannya. Jumlah orang yang mampu mengidentifikasinya tidak lebih dari lima orang di Benua Awan Biru. Ditambah lagi, benda satu satunya yang mampu mengolah harta tak ternilai adalah Mutiara Racun Langit!

“Kayangan tentu telah menolongku. Memiliki dua helai Rumput Pembungkus Bintang ini sama saja dengan memiliki senjata pamungkas! Setelah mengolahnya menjadi Pil Pembungkus Bintang, hidupku akan selamat meskipun jika aku membunuh atau merampok orang. Aku bisa melakukan apa yang aku inginkan!” Xiao Che tertawa sembari mengepalkan Rumput Pembungkus Bintang itu di telapak tangannya dan mengirimnya masuk ke dalam Mutiara Racun Langit.

Cahaya yang berkedip yang berasal dari Mutiara Racun Langit berhenti sepenuhnya setelah dia melakukan itu. Xiao Che yang girang tidak lagi mempunyai alasan untuk tetap tinggal di gunung itu, dan pulang menuju ke rumah. Sesaat dia memutar tubuhnya, cahaya yang dingin kemudian berkedip di ujung pandangannya.

Xiao Che kemudian berhenti lalu memutar ke arah cahaya itu berasal. Di bawah cahaya bulan yang tak terlalu redup, Xiao Che melihat sesuatu yang samar di kejauhan lima puluh meter di utara. Dan terlihatlah bayangan putih yang samar

Apa itu?

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan tanggapanmu!

Kesulitan Membaca di Blog Ini?

Bagi kamu yang kesulitan membaca dengan format yang sekarang dan ingin mengubahnya atau mau lebih nyaman lagi, bisa klik alamat ini untuk tahu caranya.

Ingin Gabung?

Jika ada yang ingin bergabung sebagai penerjemah atau penyunting, baik itu untuk proyek yang ada atau pun proyek milik sendiri/baru, silakan hubungi kami.

Populer Seminggu Ini

Diubah oleh Pandeka Api. Diberdayakan oleh Blogger.